BONE,KLIKWARTA.id — Pemerintah Kabupaten Bone, melalui Dinas Ketahanan Pangan, menggelar Gerakan Pasar Murah yang bakal berlangsung selama dua hari.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.
Gelaran ini dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Jalan Jend Ahmad Yani. Nampak, deretan tenda pasar, suara tawar-menawar, dan antusiasme masyarakat menciptakan semangat kebersamaan dalam kegiatan Gerakan Pasar murah. Selasa, (29/07/2025)
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan ini dibuka langsung oleh Pj. Sekda Bone H. A. Saharuddin, S.STP., M.Si dan juga turut hadir para pejabat tinggi pratama dan unsur Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, menandakan komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Pj. Sekda Bone H. A. Saharuddin mengatakan ini tidak hanya menjadi ajang transaksi kebutuhan pokok, tetapi juga bentuk nyata kolaborasi antar instansi dalam menjaga kestabilan harga dan memperkuat ketahanan pangan lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Ir. Muh. Risal, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati H. Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati H. Andi Akmal Pasluddin dalam menekan angka inflasi dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjangkau.
"Kami menghadirkan 13 stand dari berbagai stakeholder terkait, seperti Bulog, Pabrik Gula Camming, dan sejumlah dinas teknis seperti Perdagangan, Perindustrian, Peternakan, Koperasi dan UKM, hingga Perikanan dan Kelautan,” jelasnya.
Selain itu, lanjut kata H.Risal, bukan hanya instansi pemerintah, namun, pelaku UMKM lokal juga diberi ruang untuk menjajakan produk mereka. Mulai dari bahan pangan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, hingga produk olahan lokal tersedia di pasar murah ini—semuanya dijual dengan harga di bawah harga pasar.
"Inisiatif ini diharapkan mampu meringankan beban belanja masyarakat, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi dan fluktuasi harga," lanjutnya.
Salah satu pengunjung, Ibu lela mengaku terbantu dengan adanya pasar murah ini.
“Harga-harga di sini lebih murah dari pasar biasa, saya bisa beli minyak, telur, dan beras dengan uang pas-pasan,” katanya sambil tersenyum membawa belanjaannya.
Melalui Gerakan Pasar Murah ini, Pemkab Bone tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, tetapi juga menegaskan perannya dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ekonomi kerakyatan. Di tengah tantangan ekonomi global, langkah-langkah konkret seperti ini menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. (*/rls)

