BONE,KLIKWARTA.ID – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun 2026 resmi bergulir. Pembukaan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut berlangsung meriah di Stadion Lapatau, Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026), dengan dihadiri sekitar 10.000 orang.
Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., secara resmi membuka ajang yang diikuti kontingen dari 24 kabupaten/kota tersebut sekitar pukul 14.00 Wita.
Tak hanya menjadi ajang perebutan prestasi olahraga, Porprov XVIII juga diwarnai apresiasi besar dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Gubernur menyiapkan total hadiah uang tunai sebesar Rp1 miliar bagi tiga daerah yang berhasil menempati posisi juara umum.
Rinciannya, juara umum pertama akan mendapatkan Rp500 juta, juara kedua Rp300 juta, dan juara ketiga Rp200 juta.
Hadiah tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh kontingen untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus bersaing secara sportif selama penyelenggaraan Porprov yang berlangsung pada 7–14 November 2026.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan dan memeriahkan penyelenggaraan Porprov yang digelar di dua daerah, yakni Kabupaten Bone sebagai tuan rumah pembukaan dan Kabupaten Wajo sebagai lokasi penutupan.
“Hari ini kita melakukan pembukaan Pekan Olahraga Provinsi XVIII Tahun 2026 di Kabupaten Bone dan insyaallah penutupannya di Kabupaten Wajo. Mari kita meriahkan gelaran ini,” ajaknya.
Ia mengungkapkan, sekitar 5.000 atlet akan berkompetisi dalam 45 cabang olahraga yang dipertandingkan. Menurutnya, Porprov menjadi kesempatan penting untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat dikembangkan agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Sementara itu, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan seremoni pembukaan Porprov XVIII di Kabupaten Bone.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, panitia, aparat keamanan hingga masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini telah terlaksana pembukaan Porprov Sulsel XVIII yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan di Bone,” ucap Andi Asman.
Bupati Bone juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bone bersama Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah Porprov XVIII Sulsel 2026.
Ia memastikan pemerintah daerah berupaya memberikan pelayanan dan penyambutan terbaik kepada seluruh kontingen, atlet, ofisial, serta tamu yang datang dari berbagai daerah.
“Saya berterima kasih dengan adanya kepercayaan kepada Bone dan Wajo telah ditetapkan menjadi tuan rumah Porprov. Saya janji akan menjadi tuan rumah yang baik kepada seluruh peserta,” tegasnya.
Menurut Andi Asman, sekitar 10.000 masyarakat memadati Kabupaten Bone untuk menyaksikan pembukaan Porprov. Jumlah tersebut belum termasuk ribuan anggota kontingen dari berbagai daerah yang datang bersama atlet dan ofisial.
“Alhamdulillah, hari ini masyarakat tumpah ruah di Bone dan Wajo, kurang lebih 10.000 masyarakat hadir di Bone. Kontingen Bone saja sekitar 5.000 orang lebih, belum dari kontingen lain seperti tuan rumah Wajo, Lutim, Sidrap yang membawa juga banyak orang,” ungkapnya.
Untuk menunjang kelancaran kegiatan, Pemkab Bone juga telah menyiapkan pos terpadu yang menangani berbagai kebutuhan teknis selama penyelenggaraan, termasuk kelistrikan, ketersediaan air minum, dan kebutuhan pendukung lainnya.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan aman. Kita juga menyiapkan pos terpadu terkait kelistrikan, air minum, serta berbagai kebutuhan lainnya agar pelaksanaan kegiatan bisa berjalan dengan baik,” harapnya.
Andi Asman menegaskan, Porprov bukan sekadar agenda seremonial maupun kompetisi untuk memperebutkan medali. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan menjadi wadah melahirkan talenta-talenta olahraga yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Ia mencontohkan penyelenggaraan BerAmal Cup I dan Piala Gubernur Sulawesi Selatan sebagai salah satu bentuk kompetisi yang dapat membuka peluang lahirnya pemain-pemain berbakat.
“Kita ingin melahirkan talenta-talenta hebat yang terus didorong agar mampu bersaing di kancah nasional. BerAmal Cup I dan Piala Gubernur menjadi bukti bahwa dari kompetisi seperti ini kita bisa melahirkan pemain-pemain hebat,” ujarnya.
Bupati Bone juga mengingatkan seluruh panitia dan wasit agar menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga integritas dalam setiap pertandingan. Ia berharap Porprov XVIII dapat melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional bahkan internasional.
Di sisi lain, ia menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama Bone bersama Wajo menjalankan amanah sebagai tuan rumah.
“Kami selaku tuan rumah bersama Wajo, apabila masih ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami memohon maaf. Kami akan berupaya memberikan pelayanan dan penyambutan terbaik bagi seluruh masyarakat yang hadir,” jelasnya.
Pembukaan Porprov XVIII di Stadion Lapatau semakin semarak dengan penampilan drum band dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dilanjutkan pertunjukan tari massal yang dibawakan siswa-siswi SMP Negeri 1 Bone.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, para atlet, ofisial, serta ribuan masyarakat.
Selain menjadi momentum pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga, penyelenggaraan Porprov XVIII juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Yang penting ekonomi bergerak dan Bone bersih,” ujar Andi Asman.
Mari Bersama Kita Sukseskan Pekan Olahraga Provinsi Sulsel dengan menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. Siap Menang, Siap kalah dan Stop Rasisme serta Anarkisme.
Raih Prestasi Tanpa Anarkis, Sukseskan Porprov Sulsel yang Damai dan Berintegritas. (*)


















