—- Ops Patuh Pallawa Hari Ke-11
BONE,KLIKWARTA.ID – Tak hanya memberikan imbauan tertib berlalu lintas, Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo juga membagikan helm berstandar SNI kepada pengendara ojek online hingga bantuan beras kepada penarik becak saat Operasi Patuh Pallawa 2026.
Aksi humanis tersebut mewarnai pelaksanaan hari ke-11 Operasi Patuh Pallawa 2026 di depan Mapolsek Tanete Riattang, Jalan M.H. Thamrin, Watampone, Kabupaten Bone, Kamis sore (5/11/2026).
Kapolres Bone turun langsung bersama Kasat Lantas AKP Riyanda Putra Utama untuk menyapa pengendara sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas mengedepankan pendekatan persuasif melalui dialog dan imbauan kepada masyarakat agar semakin disiplin mematuhi aturan lalu lintas.
Sejumlah pengendara, khususnya ojek online, mendapatkan helm berstandar SNI secara gratis sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka dalam berlalu lintas.
Kapolres juga menyempatkan diri menyapa para penarik becak dan menyerahkan bantuan sosial berupa beras untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran berlalu lintas melalui pendekatan humanis, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo mengatakan, edukasi dan penghargaan kepada pengendara yang tertib merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di jalan raya.
“Melalui pendekatan humanis, seperti pembagian helm gratis dan pemberian apresiasi kepada pengendara yang tertib, kita berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat,” katanya.
Ia menegaskan, penggunaan helm bukan sekadar untuk menghindari sanksi tilang, tetapi merupakan bentuk perlindungan diri bagi pengendara sepeda motor.
“Jangan menggunakan helm hanya karena takut ditilang, tetapi karena ada keluarga yang menunggu kita pulang,” tegas AKBP Astoto Budi Rahmantyo.
Selain memberikan edukasi keselamatan berkendara, Kapolres juga menyampaikan bahwa bantuan beras kepada penarik becak merupakan bagian dari program Polri untuk Masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus menunjukkan kepedulian kepolisian terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Semoga bantuan beras yang diberikan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari dan menjadi berkah untuk keluarga mereka,” harapnya.
Para penarik becak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka mengaku terbantu dengan perhatian dan kepedulian dari jajaran Polres Bone.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama menegaskan, Operasi Patuh Pallawa 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
Ia berharap masyarakat semakin memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama demi keselamatan seluruh pengguna jalan.
“Pada akhirnya, jalan raya bukan milik satu orang atau satu kelompok pengguna kendaraan. Setiap pengendara memiliki hak yang sama untuk sampai ke tujuan dengan selamat dan kewajiban yang sama untuk tidak membahayakan orang lain,” ujarnya.
Operasi Patuh Pallawa 2026 pun tidak hanya menjadi upaya penegakan aturan, tetapi juga sarana membangun budaya tertib berlalu lintas melalui edukasi, kepedulian, dan keteladanan. (*)



