Pesan itu disampaikan Andi Akmal saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana UNIM Bone Angkatan VI Tahun Akademik 2026 di Ballroom Sentosa Hotel Novena, Jl Jend Ahmad Yani, Sabtu (3/10/2026).
Sebanyak 251 wisudawan dan wisudawati dari 13 program studi resmi menyelesaikan pendidikan mereka. Para lulusan berasal antara lain dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP).
Wisuda mengusung tema “Meneguhkan Komitmen Mencetak Lulusan Islami, Berkarakter dan Berdampak.” Tema tersebut menegaskan harapan agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter, nilai-nilai Islam, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Andi Akmal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi menjadi awal dari perjalanan baru untuk berkontribusi kepada masyarakat.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bone, saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diraih bermanfaat sebagai awal perjalanan ke depan,” ucap Wabup.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan pengaruh positif terhadap pembangunan daerah. Terlebih, masih terdapat masyarakat Bone yang belum memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan tinggi.
Karena itu, para lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari sumber daya manusia yang membawa perubahan melalui profesi dan bidang pengabdian masing-masing.
“Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi pentahelix antara pemerintah dan perguruan tinggi. Dengan banyaknya perguruan tinggi di Bone, ini menjadi modal utama untuk membangun sumber daya manusia yang andal, memperbaiki ekonomi, infrastruktur, serta hubungan sosial masyarakat agar warga dapat menikmati pendidikan tinggi yang berkualitas,” jelasnya.
Andi Akmal juga mengapresiasi Rektor beserta seluruh civitas akademika UNIM Bone yang dinilai terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bone.
Ia turut memberikan penghargaan kepada para orang tua yang telah mendampingi dan memberikan dukungan hingga putra-putri mereka berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.
Pendidikan Tinggi Jadi Penggerak Pembangunan
Wakil Bupati Andi Akmal mengatakan Pemkab Bone terus mendorong agar akses dan kualitas pendidikan tinggi semakin berkembang.
Setelah pemerintah daerah berfokus pada perbaikan keuangan daerah dan pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan menjadi salah satu bidang yang akan diperkuat. Salah satunya melalui peningkatan kualitas sekitar 15 ribu ASN, khususnya guru dan tenaga kesehatan, serta aparatur desa melalui kerja sama dengan perguruan tinggi lokal.
Ia juga mendorong perguruan tinggi di Bone membuka program studi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah.
Bidang seperti pertambangan dan kedokteran disebut perlu menjadi perhatian dalam pengembangan pendidikan tinggi di Bone. Pemerintah daerah, kata Andi Akmal, siap memberikan dukungan dan fasilitasi sesuai kewenangan.
“Mari kita bersama-sama membangun sumber daya manusia dari Bone untuk Indonesia yang lebih maju,” harapnya.
UNIM Bone Perkuat Arah Pengembangan
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, S.Pd., M.Pd., memaparkan sejumlah perkembangan institusi.
UNIM Bone terus melakukan pengembangan, antara lain melalui penambahan Fakultas Teknik dan Bisnis, capaian akreditasi institusi, serta proses pengembangan program magister (S2) Pendidikan Bahasa Indonesia.
UNIM Bone juga membuka peluang bagi mahasiswa mendapatkan pengalaman internasional. Salah satunya melalui program magang ke Taiwan yang memberikan pengalaman kerja sekaligus peluang rekognisi mata kuliah.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D., menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pilar Lulusan Pendidikan Tinggi di Era Hyper-Reality.”
Orasi tersebut menyoroti tantangan pendidikan tinggi dalam mempersiapkan lulusan menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan realitas kehidupan.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Prof. Dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed., mengapresiasi perkembangan UNIM Bone, termasuk capaian di bidang riset, inovasi, dan prestasi mahasiswa.
LLDIKTI juga mendorong UNIM Bone memperluas jejaring, termasuk melalui kerja sama internasional, serta mengembangkan program studi yang relevan dengan kebutuhan masa depan seperti smart farming, bio-pangan, kecerdasan buatan (AI), dan teknik mekatronika.
Kegiatan wisuda turut dihadiri jajaran pimpinan Muhammadiyah, LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, pimpinan dan civitas akademika UNIM Bone, Forkopimda Kabupaten Bone, pimpinan perguruan tinggi, organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta orang tua dan pendamping wisudawan. (*)










