JAKARTA,KLIKWARTA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan nasional dalam ajang Inovasi Membangun Negeri 2026 yang diselenggarakan tvOne. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi layanan transportasi publik yang terjangkau dan terintegrasi, mulai dari angkutan massal hingga pengembangan konektivitas udara.
Penghargaan kategori Innovation for Public Service, subkategori Inovasi Layanan Transportasi Publik yang Terjangkau dan Terintegrasi, diterima Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Gubernur diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Ishaq Iskandar, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin malam (26/10/2026).
Ajang penghargaan edisi kelima bertema “Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah, BUMD/BUMN, tokoh nasional, dan pihak swasta yang dinilai menghadirkan inovasi.
Menurut keterangan penyelenggara, penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui proses kurasi, verifikasi, dan analisis dengan melibatkan tenaga ahli serta panelis dari Universitas Bakrie.
“Syukur Alhamdulillah, program-program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Ibu Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi terus mendapat apresiasi di tingkat nasional,” ucap Ishaq.
Salah satu program yang menjadi bagian dari pengembangan transportasi publik di Sulsel adalah Andalan Trans Sulsel. Layanan angkutan massal yang bekerja sama dengan Perum DAMRI ini melayani mobilitas masyarakat di kawasan metropolitan Mamminasata.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan yang dipublikasikan pada Juni 2026, Trans Sulsel mengangkut sekitar 1,15 juta penumpang selama periode Juni 2025 hingga Juni 2026. Layanan tersebut beroperasi pada tiga koridor dengan dukungan 37 armada bus.
Dari sisi tarif, pengguna umum dikenakan biaya Rp4.600 per perjalanan. Sementara itu, pelajar, mahasiswa, lanjut usia, dan penyandang disabilitas memperoleh tarif khusus Rp2.000 per perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelum tarif diberlakukan, layanan tersebut juga pernah digratiskan selama masa uji coba. Pemprov Sulsel kemudian mulai menerapkan sistem pembayaran nontunai secara bertahap pada April 2026 sebagai bagian dari pengembangan sistem pembayaran transportasi massal.
Konektivitas Udara hingga Wilayah Kepulauan
Selain transportasi darat, Pemprov Sulsel juga mengembangkan konektivitas udara melalui program subsidi penerbangan. Program ini diarahkan untuk memperluas akses perjalanan, khususnya menuju wilayah yang memiliki keterbatasan layanan transportasi.
Sejumlah rute yang masuk dalam program tersebut meliputi Makassar–Bone, Makassar–Selayar, Makassar–Balikpapan melalui Bone, serta Makassar–Kendari melalui Bone.
Salah satu rute yang kembali dilayani adalah Makassar–Selayar melalui kerja sama dengan maskapai Fly Jaya. Pada Maret 2026, penerbangan tersebut dilaporkan beroperasi tiga kali dalam sepekan sebagai alternatif perjalanan menuju Kepulauan Selayar.
Program subsidi penerbangan juga dilaporkan membantu menekan biaya perjalanan pada sejumlah rute. Untuk rute Makassar–Selayar, harga tiket yang sebelumnya dapat mencapai Rp700 ribu hingga Rp1 juta disebut turun menjadi sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu, bergantung pada ketentuan penerbangan yang berlaku.
Ketersediaan penerbangan tersebut diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, meningkatkan akses wisatawan, serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan. Subsidi juga menjadi salah satu instrumen untuk mempertahankan konektivitas pada rute yang menghadapi keterbatasan layanan penerbangan komersial.
Penguatan konektivitas antardaerah turut dilakukan melalui pembangunan dan penanganan jalan serta jembatan. Infrastruktur tersebut berperan dalam mendukung mobilitas warga, distribusi barang, dan akses menuju pusat pelayanan publik maupun kawasan kegiatan ekonomi.
Ishaq mengatakan penghargaan yang diterima Pemprov Sulsel diharapkan menjadi dorongan untuk terus mengembangkan layanan transportasi yang terjangkau sekaligus memperluas akses masyarakat di berbagai wilayah.
Sementara itu, Direktur Bisnis, Marketing, Sales & Programming sekaligus Acting CEO tvOne, Maria Goretti Limi, menyampaikan selamat kepada seluruh penerima penghargaan.
Ia mengajak berbagai pihak memperkuat kolaborasi dan mengembangkan inovasi secara berkelanjutan untuk mendukung kemajuan Indonesia.
“Menciptakan sebuah inovasi bukanlah pekerjaan yang mudah. Diperlukan keberanian, ketangguhan, serta pemikiran visioner untuk melahirkan karya dan solusi nyata,” ajak Maria. (*)
