-->

Kalahkan Tim Malaysia, Taekwondo Bone Raih Perunggu di Pugnator Open International Taekwondo GrandSlam Youth Championship 2026

BANTEN,KLIKWARTA.ID — Tim Taekwondo Kabupaten Bone menorehkan prestasi di level internasional setelah meraih medali perunggu pada Pugnator Open International Taekwondo GrandSlam Youth Championship 2026, yang digelar di Banten pada 2–4 Oktober 2026.

Prestasi tersebut diraih tim Recognized Poomsae Beregu Putri Taekwondo Bone yang diperkuat tiga atlet, yakni Naura Fauzahra Rusdi, Maleika Rafa Dzikriyah Budiman, dan Arfadinah Anandita Akmal.

Pada kejuaraan internasional kategori youth tersebut, tim Taekwondo Bone berhasil mengungguli Taekwondo Smart WTF asal Malaysia dalam persaingan kategori Recognized Poomsae Beregu Putri. Hasil itu mengantarkan tim Bone meraih medali perunggu sekaligus mencatatkan prestasi di ajang yang mempertemukan atlet taekwondo dari berbagai daerah dan negara.

Ketua Taekwondo Bone, Bustanil Arifin Amri, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi tim dan daerah. 

Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan atlet Taekwondo Bone mampu bersaing di level internasional.

“Ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan. Atlet kita mampu tampil di tingkat internasional dan membuahkan hasil dengan meraih medali perunggu,” jelas Bustanil.

Lebih lanjut, dikatakan Legislator Bone mengungkapkan, keikutsertaan atlet dalam Pugnator Open International Taekwondo GrandSlam Youth Championship 2026 tidak hanya ditujukan untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026.

Porprov Sulsel XVIII dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026, dengan Kabupaten Bone dan Wajo sebagai tuan rumah. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut digelar setiap empat tahun sekali.

Menurut Bustanil, pengalaman bertanding dalam kejuaraan internasional menjadi modal penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan, menambah jam terbang, sekaligus meningkatkan mental bertanding sebelum turun pada Porprov.

“Kejuaraan ini juga menjadi pemanasan menghadapi Porprov. Kami berharap pengalaman bertanding di level internasional dapat meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri atlet,” ujarnya.

Ia berharap cabang olahraga taekwondo mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kontingen Kabupaten Bone pada Porprov Sulsel XVIII, khususnya dalam perolehan medali emas.

“Harapan kami, Taekwondo bisa menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali emas sehingga dapat berkontribusi terhadap pencapaian target Kabupaten Bone pada Porprov mendatang,” harapnya. (*)

Komentar

Berita Terkini