BONE,KLIKWARTA.ID — Menjelang penilaian Adipura 2026, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., turun langsung memantau kondisi kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah.
Tak sekadar jalan pagi, keduanya menjadikan momentum tersebut untuk melihat langsung kondisi lingkungan sekaligus mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap kebersihan dan penghijauan, Minggu, (11/10/2026).
Pemantauan menyasar tiga titik di Kecamatan Tanete Riattang Timur, yakni Kelurahan Cellu, Kelurahan Bajoe, dan Kelurahan Lonrae.
Di tengah kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati Bone juga membagikan bibit sayuran dan tanaman kepada masyarakat. Bibit tersebut diharapkan mendorong warga memanfaatkan pekarangan rumah agar lebih hijau, asri, sekaligus produktif.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan, kebersihan lingkungan tidak boleh hanya menjadi perhatian ketika penilaian Adipura berlangsung.
Menurutnya, Adipura harus menjadi momentum untuk membangun kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
“Menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya menjelang penilaian Adipura. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, menanam dan merawat tanaman, serta memanfaatkan pekarangan agar lebih hijau, asri, dan produktif,” jelasnya.
BupAAS berharap pembagian bibit tersebut dapat memantik partisipasi masyarakat dalam menghijaukan lingkungan. Tidak hanya memperindah kawasan permukiman, pemanfaatan pekarangan juga dinilai dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan rumah tangga.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin meninjau langsung kondisi lingkungan di Kelurahan Cellu dan Kelurahan Bajoe.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun petugas kebersihan.
“Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan kita dalam menjaga kebersihan lingkungan. Karena itu, mari kita mulai dari rumah sendiri, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga saluran air, dan merawat tanaman di sekitar tempat tinggal,” kata Andi Akmal.
Menurutnya, kepedulian yang dimulai dari lingkungan rumah akan memberikan dampak lebih luas terhadap kebersihan dan kenyamanan kawasan.
Pemantauan kemudian berlanjut ke Kelurahan Lonrae. Di lokasi tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Bone melihat secara langsung kondisi lingkungan sekaligus kesiapan masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah daerah menghadapi penilaian Adipura 2026.
Kehadiran pimpinan daerah secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong. Kebersihan tidak hanya dipandang sebagai tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh warga.
Pemerintah Kabupaten Bone terus mendorong sinergi pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui semangat Pemerintahan BerAmal, persiapan menghadapi Adipura 2026 diharapkan tidak berhenti pada aspek penilaian. Lebih jauh, gerakan tersebut diarahkan menjadi kebiasaan yang terus hidup di tengah masyarakat.
Komitmen itu sejalan dengan visi Bone Maberre, yakni Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan. (*)



