-->


Momentum Idul Fitri, Bupati Bersama Wakil Bupati Bone Launching Operasional Bus Sekolah Beramal

BONE,KLIKWARTA.ID— Usai pelaksanaan sholat Ied Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Merdeka. Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M bersama Wakil Bupati Dr H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M resmi melaunching program Bus Sekolah BerAmal, di Kompleks Rujab Bupati Jl Petta Ponggawae, Sabtu (21/3/2025).

Program Bus Sekolah Beramal ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi pelajar, sekaligus mendukung akses pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau serta komitmen dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda.


Peluncuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan jawaban atas kebutuhan riil masyarakat—khususnya para pelajar yang setiap hari berjibaku dengan akses layanan transportasi menuju sekolah. Di tengah hiruk pikuk kota Watampone, kehadiran bus sekolah ini diharapkan menjadi oase baru: aman, nyaman, dan terjangkau.

Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman mengatakan bahwa bus sekolah ini akan mulai diuji coba di tiga kecamatan dalam wilayah perkotaan. Program ini diharapkan menjadi solusi pengembangan layanan transportasi pelajar yang aman dan terjangkau bagi siswal.

Ia juga menjelaskan, Bus yang diluncurkan ini merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Meski berstatus kendaraan bekas, armada tersebut telah melalui proses perbaikan menyeluruh sehingga layak beroperasi dan memberikan kenyamanan bagi para pelajar.

Lebih dari sekadar alat transportasi, program ini mengusung misi besar: menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar. Selama ini, tidak sedikit siswa yang menggunakan kendaraan roda dua meski belum cukup umur, sebuah risiko yang kerap luput dari perhatian.

“Ini adalah upaya kita untuk mengurangi angka kecelakaan, khususnya bagi anak di bawah umur yang masih banyak menggunakan kendaraan roda dua ke sekolah,” jelas Bupati.

Selain itu, kehadiran Bus Sekolah BerAmal juga sebagai bentuk empati pemerintah terhadap beban ekonomi masyarakat. Biaya transportasi yang selama ini menjadi tanggungan orang tua diharapkan dapat berkurang, memberi ruang bagi kebutuhan lain yang tak kalah penting.

Di balik deru mesin yang mulai mengaspal, tersimpan harapan besar: perjalanan menuju sekolah tak lagi sekadar rutinitas, tetapi menjadi langkah aman menuju masa depan.

“Semoga bus ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan membawa berkah bagi kita semua,” harapnya.

Sekedar diketahui, pada tahap awal, operasional bus sekolah ini akan dilakukan sebagai ujicoba di tiga kecamatan di wilayah Kota Watampone. Pemerintah daerah berharap program ini dapat berjalan optimal sebelum nantinya diperluas ke wilayah lainnya di Kabupaten Bone. (*)

Komentar

Berita Terkini