BONE, KLIKWARTA.ID --- Pemerintah Kabupaten Bone menyambut kedatangan prajurit Batalyon Infanteri TP 920/Lasalaga di Rumah Jabatan Bupati, Jl Petta Ponggawae, Jumat (13/3/2026).
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone menyambut langsung para prajurit yang akan bertugas di daerah tersebut.
Penyambutan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta para prajurit batalyon yang baru terbentuk tersebut.
Sebelum tiba di Rumah Jabatan Bupati Bone, para prajurit Batalyon Infanteri TP 920/Lasalaga terlebih dahulu melaksanakan tradisi berjalan kaki mengelilingi pusat Kota Watampone. Tradisi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan satuan sekaligus memperkenalkan keberadaan batalyon kepada masyarakat.
Rombongan memulai perjalanan dari Jalan Ahmad Yani, tepatnya di pertigaan depan gereja. Dari sana mereka berbelok menuju Jalan Sultan Hasanuddin, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Jenderal Sudirman di depan Cafe Teras.
Perjalanan berlanjut menuju Jalan Merdeka, kemudian melintasi Jalan Wolter Monginsidi di depan Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone.
Rute kemudian berlanjut ke Jalan M.H. Thamrin menuju kawasan Tugu Jam Kota Watampone sebelum kembali ke Jalan Ahmad Yani.
Di tengah perjalanan, rombongan juga melintasi Situs Tanah Bangkalae. Di lokasi tersebut disampaikan penjelasan singkat mengenai sejarah Tanah Bangkalae yang dikenal sebagai salah satu situs penting dalam perjalanan sejarah Bone.
Setelah menyelesaikan rute perjalanan, rombongan tiba di depan gapura Rumah Jabatan Bupati Bone dan disambut melalui prosesi adat.
Bupati Bone mengalungkan kain serta memasangkan Songkok Recca kepada Komandan Batalyon dan Wakil Komandan Batalyon sebagai tanda penerimaan secara resmi oleh masyarakat Bone.
Prosesi adat kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Padduppa yang merupakan tarian penyambutan khas Bugis bagi tamu kehormatan. Setelah itu, rombongan diantar memasuki kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone.
Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan secara singkat mengenai Tombak Lasalaga yang menjadi asal-usul penamaan satuan Yonif TP 920/Lasalaga.
Komandan Batalyon bersama Wakil Komandan Batalyon kemudian diajak mengunjungi Museum Arajange yang berada di kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone.
Di museum yang menyimpan berbagai benda pusaka peninggalan Kerajaan Bone tersebut, keduanya diperlihatkan bentuk asli Tombak Lasalaga yang menjadi simbol sejarah sekaligus inspirasi bagi satuan Batalyon Infanteri TP 920/Lasalaga.
Komandan Batalyon TP 920/Lasalaga Mayor Inf Andri Putra Sitamorang menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Bone.
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya dirinya pernah bertugas dalam berbagai penugasan, termasuk sebagai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afrika, bertugas di Papua, serta di Makassar.
“Kami sangat berterima kasih atas penyambutan yang luar biasa ini. Kami benar-benar dijadikan seperti seorang ksatria, seperti raja Arung Palakka. Personel kami berjumlah 519 orang. Inilah para petarung Arung Palakka,” ucapnya.
Ia berharap kehadiran batalyon tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Kami mohon tetap dibimbing. Apa yang diharapkan masyarakat Bone akan kami upayakan untuk dilaksanakan dengan baik. Kita akan berkolaborasi membangun Bone menjadi lebih baik,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan selamat datang kepada seluruh prajurit Yonif TP 920/Lasalaga di Kabupaten Bone.
Ia berharap para prajurit dapat menjadi bagian dari masyarakat Bone serta menjalin kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah.
“Selamat datang di Kabupaten Bone. Jadilah warga Bone yang baik. Karena ini satu kesatuan, kami berharap bisa bergabung dalam setiap rapat koordinasi Forkopimda. Utamakan kolaborasi dan komunikasi,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa lokasi markas batalyon berada di Desa Mappesangka yang memiliki kedekatan khusus dengan dirinya.
“Selamat bertugas di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre. Desa itu merupakan tanah kelahiran saya bersama 12 bersaudara, di antaranya Menteri Pertanian,” ungkapnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh prajurit untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan selama bertugas di Bumi Arung Palakka.
Rangkaian kegiatan penyambutan tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban antara prajurit, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda. (*/rls)




